“Nasib adalah kesunyian masing-masing”
“Bukan maksudku mau berbagi nasib, nasib adalah kesunyian masing-masing”
“Ah ternyata hatimu yang tak memberi. Mampus kau dimakan sepi”
“Rumahku dari unggun-timbun sajakKaca jernih dari luar segala nampakKulari dari gedong lebar halamanAku tersesat tak dapat jalanKemah kudirikan ketika senjakalaDi pagi terbang entah ke manaRumahku dari unggun-timbun sajakDi sini aku berbini dan beranakRasanya lama lagi, tapi datangnya datangAku tidak lagi meraih petangBiar berleleran kata manis maduJika menagih yang satu.”
“sekali berarti sesudah itu mati”
“Hidup hanya menunda kekalahan.”