“Anak perempuan tidak selalu harus bermain boneka dan anak lelaki tidak harus selalu bermain pistol. Menjadi maskulin bukan sesuatu yang membanggakan bagi rembulan, seperti halnya menjadi feminim tidaklah selalu memalukan bagi matahari.”
“Itulah untungnya jadi lelaki. Engkau selalu dibekali antena gaib untuk menangkap sinyal-sinyal tak terduga. Psikolog karbitan menyebutnya dengan istilah dua huruf. GR.”
“Adakalanya seorang laki-laki memang perlu menjadi androgini. Laki-laki yang menangis.”
“Dan menangis ada gunanya juga, ternyata. Menangis membuat tubuhmu sedikit lebih hangat hingga malam tidak perlu terasa terlalu dingin.”
“PESAN SEORANG AYAH KEPADA ANAK LELAKI:Kau harus berani mengatakan "tidak" untuk yang salah dan "ya" untuk yang benar. Kau harus melindungi martabat rumahmu dengan menjaga saudara-saudara perempuanmu dan ibumu. Kau harus berani melindungi yang tertindas. Dan jika kau berkeluarga nanti, kau sudah mati sebagai lelaki, tapi kau berganti menjadi suami dan ayah. Kau harus selalu pulang ke rumah dan mengabdi kepada istri dan anak-anakmu. Kau harus bekerja dan menafkahi mereka. Kau harus jadi ayah dan suami yang bisa menjaga kehormatan mereka.”
“Keanehan selalu menjadi awal untuk sesuatu yang tidak akan bisa dilupakan.”
“Dia adek yang paling gue sayang, yang kalau misalnya gue denger petir gede aja akan gue telepon buat nanya apa dia baik-baik aja.”