“Perbuatan-perbuatan kita menentukan siapa diri kita sebesar sebagaimana kita menentukan perbuatan-perbuatan kita.”
“Tidak mungkin kita hidup bahagia kalau kita hidup dengan sembrono,tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang layak dan tidak berlaku adil.Orang yang tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, tidak bisa hidup dengan senang.”
“Garis batas menentukan dengan siapa kita membuka hati, dengan siapa menutup diri.”
“Mungkin bukan shalatnya sehingga perbuatan keji dan mungkar masih merajalela. Bisa jadi, karena tata cara wudhu kita yang masih salah.”
“Terkadang kita yang menentukan takdir kita sendiri, terkadang takdir mengendalikan kita.”
“Biarlah hati ini patah karena sarat dengan beban, dan biarlah dia meledak karena ketegangan. Pada akhirnya perbuatan manusia menentukan, yang mengawali dan mengakhiri. Bagiku, kata-kata hiburan hanya sekedar membasuh kaki. Memang menyegarkan. Tapi tiada arti. Barangkali pada titik inilah kita berpisah...”
“Kita tak jadi bijaksana, bersih hati dan bahagia karena membaca buku petunjuk yang judulnya bermula dengan "How to"...Kita harus terjun kadang hanyut, kadang berenang dalam pengalaman. Kita harus berada dalam perbuatan, dalam merenung dan merasakan dalam laku. Ujian dan hasil ditentukan di sana.”