“Setiap manusia punya sejarahnya, lalu dengan sejarah mereka menganyam masa depan.”
“seharusnya cinta itu membawa manusia kepaa cinta yang lebih besar, iaitu cinta Tuhan. disinilah terletaknya falsafah cinta. ia mesti berakhir dengan redha dan kasih sayang Allah. ia mesti dinoktahi dengan Syurga. jika rasa cinta itu hanya mendorong kepada maksiat, itu bukan cinta. itu hanya dusta.”
“bukankah manusia yang sentiasa berulang alik ke rumah Allah itu merupkan salah satu daripada enam golongan manusia yang bakal dilindungi Allah semasa di padang Mahsyar kelak? dia faham itu; kerana itulah dia bersungguh sungguh mahu merebut ganjaran itu Page 49”
“jika seseorang pemuda jatuh cinta kepada seorang gadis, maka janganlah dia merosakkan hati si gadis dengan berterus terang kepadanya. sebaliknya, isi hati itu hendaklah diluahkan kepada ibu ayah atau wali si gadis itu. pilihlah jalan pernikahan, bukankah itu yang Allah redha?- Falsafah cinta Nurul Nasuha Haji Norman, : muka surat 81”
“Bagi manusia hidup, masa lalu adalah bagian dari mereka sekarang. Karena itu, masa lalu sebenarnya tidak pernah lalu, karena selalu menjadi bagian masa depan. Namun bagiku, ia hanyalah sekumpulan kisah di mana aku adalah pemeran utamanya.”
“setiap masa lalu, pasti ada kenangan didalamnya. tapi masa depan, ada tantangan didalamnya yang dapat membuatmu lebih hebat.”
“Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan kita dengan sejarah. Tapi pada saat yang sama, selalu ada yang membuat masa lalu berharga justru dalam kerapuhan manusia.”