“Kita tidak terbelenggu oleh cinta yang tidak kita terima di masa lalu, tetapi oleh cinta yang tidak kita ulurkan di saat sekarang”
“Cinta memperindah hidup kita sebab pengalaman cinta pada dasarnya indah dan memperindah seluruh semesta. Mencintai seseorang atau sesuatu berarti mengabdikan yang tidak abadi, memuliakan yang tidak bermoral, meninggikan yang rendah, dan memperindah yang buruk rupa. Apapun yang terlihat oleh mata yang menatap penuh cinta selalu kelihatan cantik, selalu indah di mata - Pitirim Sorokin”
“Masa lalu tidak pernah hilang. Ia ada tetapi tidak tahu jalan pulang. Untuk itu ia menitipkan surat-kadang kepada sesuatu yang tidak kita duga. Kita menyebutnya kenangan”
“Guruku mengatakan, coba tatap wajah suami di saat tidur. Pikirkan, seseorang yang tidak ada hubungan darah dengan kita, tiba-tiba sekarang berjuang untuk kita. Mencari nafkah, membahagiakan kita...”
“Tidak semua yang kita inginkan harus terjadi seketika. Kita tidak hidup di dunia dongeng.”
“Cinta adalah hal terakhir yang mutlak kita bisa berikan kepada anak kita, ketika kita tidak bisa, tidak kuasa memberikan apa pun lagi”
“Ertinya, Allah itu adalah penyebab yang mutlak kepada semua cinta manusia. Justifikasinya sangat jelas. Tidak boleh dinafikan lagi. Justeru jika ada sesuatu atau seseorang yang selain-Nya lebih kita cintai, maka itu menunjukkann kita salah dalam meletakkan cinta. Kita lari dari cinta yang besar kepada cinta yang kecil. Kita pinggirkan cinta yang agung kepada cinta yang kerdil.”