“They all choose priorities. Even they got hurt and hurt each other, at the end they all choose whats important for them”
“Anggia, as women we need to protect ourselves from getting hurt. But sometimes hurt is inevitable that we just have to deal with it." - Kylie, Remember When”
“Well, if you ask me what’s so special about this place.. aku akan bilang, most of the time, beauty lies in the simplest of things.Kayak semilir angin pagi dari teras kamar.Minum air tanpa harus dijerang lebih dulu.Makan sayuran hijau yang baru dipetik.Mendaki kebun teh di siang hari, di tengah gerimis.Menyeruput kuah dengan berisik, setelah kenyang menyantap rebusan rebung muda.Sarapan di kedai mi sederhana yang pernah masuk program televisi.Berjalan kaki sepanjang pasar malam yang dihiasi temaram lentera kertas.Menuliskan doa di kuil.Minum teh hangat di atap terbuka, di bawah hamparan langit berbintang.Hiking di rain forest dan menikmati alam terbuka.Ini hanya kisah perjalanan sederhana, dibumbui beberapa gigitan nyamuk, oleh-oleh sepasang sumpit kayu, dan petualangan kuliner yang nambah-nambahin bobot timbangan. Ini cerita tentang menemukan sesuatu yang nggak terduga, di tempat yang tidak disangka.Semua dari sebuah desa kecil bernama air.And that’s the beauty of small things.Don’t you agree?”
“Kita tidak akan pernah benar-benar berhenti mencintai seseorang. Kita hanya belajar untuk hidup tanpa mereka.”
“I guess I just like the feeling of being able to capture memories. Dengan video, kita bisa menyimpan sesuatu yang berharga, yang mungkin nggak akan terulang lagi.”
“Ada suatu saat kita tidak dapat memilih yang terbaik. Ada suatu saat di mana kita berbuat kesalahan, dan hidup dalam kenangan penuh penyesalan. Tapi saat ini, aku hanya ingin mengikuti kata hati - ke mana pun ia membawaku..”